September 28, 2020

Apa Itu All England? Di Sini Ulasan Lengkapnya

Bagi para pecinta olahraga bulutangkis, mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata All England. All England sendiri merupakan sebuah turnamen bulutangkis yang paling bergengsi di dunia. Oleh karena itu, ajang perlombaan bulutangkis ini jangan pernah Anda lewatkan. Sedangkan untuk menambah wawasan Anda tentang All England, maka di bawah ini akan kami ulas dengan lengkap.

Apa Itu All England?

All England (All England Open Badminton Championships) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan Kejuaraan Bulu Tangkis Inggris Terbuka merupakan salah satu kejuaraan bulu tangkis yang paling tua bahkan yang paling prestisius di dunia. All England ini sudah ada sejak tahun 1899 yang lalu dengan nama The Open England Championship.

Turnamen buku tangkis bergengsi ini sudah beberapa kali berpindah lokasi yakni sebanyak enam kali. Sekarang kejuaraan All England selalu diadakan di National Indoor Arena, Birmingham. Sedangkan All England sendiri telah secara eksklusif disponsori oleh Yonex sejak tahun 1984.

Sedangkan pada tahun 2029 lalu All England diadakan pada tanggal 6 sampai 10 Maret 2019. 12BET adalah Yonex All England yang merupakan partner dari Badminton England yakni sebuah badan yang menjadi pengatur olahraga bulu tangkis di Inggris. Kejadian tersebut terjadi pada edisi yang ke-109.

Kompetisi All England ini adalah sebuah ajang kompetisi dari cabang olahraga bulu tangkis yang sampai saat ini masih menjadi yang paling terkenal di dunia. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah penonton yang ada yakni sekitar 31.000 orang pada setiap tahunnya. Di samping itu, All England juga disebut sebagai kejuaraan dunia tak resmi bulu tangkis sampai tahun 1977 walaupun pernah dua kali tidak diselenggarakan yang dikarenakan perang dunia.

Sejarah All England

All England yang disebut sebagai turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini sudah ada sejak tahun 1898 di Guildford, Inggris. Sedangkan mulai resmi bergulir yaitu setelah setahun kemudian. Pada saat pertama kalinya bergulir, kompetisi All England ini hanya bisa mempertandingkan 3 sektor saja. Mulai dari ganda campuran, ganda putri dan ganda putra. Kemudian berangsur-angsur mulai ada sektor tunggal putri dan tunggal putra.

Daftar Juara All England  

Setiap tahun juara All England berganti-ganti berikut ini adalah daftar kejuaraan All England yang di raih sejak tahun 2009 sampai 2018.

  • Kejuaraan All England 2009

Ganda putri dimenangkan oleh pasangan Zhang Yawen dan Zhao Tingting yang berasal dari negeri China.

Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan He Hanbin dan Yu Yang dari negeri China.

Ganda putra dimenangkan oleh pasangan Cai Yun dan Fu Haifeng dari negeri China.

Untuk Tunggal putra dijuarai oleh Lin Dan dari China.

Untuk Tunggal Tunggal putri dijuarai oleh Wang Yihan dari China.

  • All England 2010

Untuk Tunggal putra dijuarai oleh Lee Chong Wei dari Malaysia.

Untuk Tunggal Tunggal putri dijuarai oleh Tine Rasmussen dari Denmark.

Ganda putra dimenangkan oleh pasangan Lars Paaske dan Jonas Rasmussen dari Denmark.

Ganda putri dimenangkan oleh pasangan Du Jjing dan Yu Yang yang berasal dari negeri China.

Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan Zhang Nan dan Zhao Yunlei dari China.

  • All England 2011

Untuk Tunggal putra dijuarai oleh Lee Chong Wei dari Malaysia.

Untuk Tunggal putri dijuarai oleh Wang Shixian dari China.

Ganda putra dimenangkan oleh pasangan Mathias Boe dan Carsten Mogensen dari Denmark.

Ganda putri dimenangkan oleh pasangan Du Jing dan Yu Yang dari China.

Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan Xu Chen dan Ma Jin dari China.

  • All England 2012

Untuk Tunggal putra dijuarai oleh Lin Dan dari China.

Untuk Tunggal putri dijuarai oleh Li Xuerui dari China.

Ganda putra dimenangkan oleh pasangan Lee Yong Dae dan Jung Jae Sung dari Korea.

Ganda putri dimenangkan oleh pasangan Tian Qing dan Zhao Yunlei dari China.

Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dari negara Indonesia.

  • All England 2013

Untuk Tunggal putra dijuarai oleh Chen Long dari China.

Untuk Tunggal putri dijuarai oleh Tine Baun dari Denmark.

Ganda putra dimenangkan oleh pasangan Liu Xiolong dan Qiu Zihan dari China.

Ganda putri dimenangkan oleh pasangan Wang Xiaoli dan Yu Yang dari China.

Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dari Indonesia.

  • All England 2014

Tunggal putra dijuarai oleh Lee Chong Wei dari Malaysia.

Tunggal putri dijuarai oleh Wang Shixian dari China.

Ganda putra dijuarai oleh pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dari Indonesia.

Ganda putri dijuarai oleh pasangan Wang Xiaoli dan Yu Yang dari China.

Ganda campuran dijuarai oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dari Indonesia.

  • All England 2015

Tunggal putra dijuarai oleh Chen Long dari China.

Tunggal putri dijuarai oleh Carolina Marin dari Spanyol.

Ganda putra dijuarai oleh pasangan Mathias Boe dan Casrten Mogensen dari Denmark.

Ganda putri dijuarai oleh pasangan Bao Yixin dan Tang Yuanting dari China.

Ganda campuran dijuarai oleh pasangan Zhang Nan dan Zhao Yunlei dari China.

  • All England 2016

Tunggal putra dijuarai oleh Lin Dan dari China.

Tunggal putri dijuarai oleh Nozomi Okuhara dari Jepang.

Ganda putra dijuarai oleh pasangan Vladimir Ivanov dan Ivan Sozonov dsri Rusia.

Ganda putri dijuarai oleh pasangan Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi dari Jepang.

Ganda campuran dijuarai oleh pasangan Praveen Jordan dan Debby Susanto dari Indonesia.

  • All England 2017

Tunggal putra dijuarai oleh Lee Chong Wei dari Malaysia.

Tunggal putri dijuarai oleh Tai Tzu Ying dari Taiwan.

Ganda putra dijuarai oleh pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon dari Indonesia.

Ganda putri dijuarai oleh pasangan Chang Ye Na dan Lee So Hee dari Korea.

Ganda campuran dijuarai oleh pasangan Lu Kai dan Huang Yaqiong dari China.

  • All England 2018

Tunggal putra dijuarai oleh Shi Yuqi dari China.

Tunggal putri dijuarai oleh Tai Tzu Ying dari Taiwan.

Ganda putra dijuarai oleh pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon dari Indonesia.

Ganda putri dijuarai oleh pasangan Kamilla Rytter Juhl dan Christianna Pedersen dari Denmark.

Ganda campuran dijuarai oleh pasangan Yuta Watanab dan Arisa Higashino dari Jepang.

Tim Tersukses Dalam All England

Dalam kompetisi pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Nah, sedangkan tim tersukses dalam kompetisi All England adalah negara tuan rumah yaitu Inggris. Tercatat bahwa sampai tahun 2019, pemain bulu tangkis berkebangsaan Inggris telah berhasil meraih gelar All England sebanyak 6 pemain dari 14 pemain dalam dua digit.

Sedangkan pemain bulu tangkis yang paling banyak mendapatkan gelar All England adalah Sir George Alan Thomas. Ia merupakan pria yang paling banyak mengabadikan namanya dalam turnamen beregu putra, Thomas Cup dan telah berhasil mendapatkan 12 gelar, yaitu sektor tunggal putra sebanyak 4 kali, sektor ganda putra sebanyak 9 kali dan sektor ganda campuran sebanyak 8 kali.

Rekor All England

Nama-nama pemain bulu tangkis yang sudah mencantumkan namanya dalam juara turnamen All England yang merupakan kategori BWF World Tour Super 1.000 ini sudah cukup banyak. Namun meskipun begitu, hanya ada beberapa orang saja di antara nama-nama tersebut yang mampu meraih rekor karena berhasil menjadi kampiun berulang kali.

Salah satu yang meraih rekor juara terbanyak yaitu pemain legendaris Inggris yakni Sir George Alan Thomas. Bahkan ia telah tercatat sebagai atlet bulu tangkis dengan raihan gelar paling banyak di kompetisi All England yakni sebanyak 21 gelar sepanjang kariernya. Sir George Alan Thomas telah meninggal dunia pada tahun 1972 dalam usia 91 tahun.

Selain itu, sosok inspirasional di balik pemberian nama Piala Thomas tersebut bahkan sempat mengukir treble winner di tahun 1921. Ia telah berhasil menjuarai tunggal putra, ganda campuran dan ganda putra sekaligus. Bahkan sampai saat ini gelar Sir George Alan Thomas yang berjumlah 21 gelar tersebut masih belum ada yang menandingi.

Sebagai gambarannya, pencapaian yang diraih oleh Thomas itu jauh mengungguli raihan wakil terbaik asal Indonesia di ajang All England yakni Rudy Hartono. Hal tersebut dikarenakan Rudy Hartono sendiri hanya bisa mendapatkan juara All England Open sebanyak 8 kali sepanjang kariernya. Namun meskipun begitu, pemain bulu tangkis yang punya koleksi gelar All England telah tercatat ada 14 pemain dan mencapai jumlah 2 digit. Siapakah peraih rekor selanjutnya?

All England memang benar-benar ditunggu-tunggu oleh para penggemar bulu tangkis. Maka dari itu saksikan terus kompetisi All England setiap tahunnya. Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia berharap bahwa Indonesia mampu membawa nama harus bangsa di kancah kejuaraan bulu tangkis dunia itu.