September 28, 2020

Fakta Menarik Liga Champions

Apa Itu Liga Champions?

Salah satu kompetisi sepakbola paling terkenal di dunia adalah Liga Champions UEFA atau UEFA Champions League yang diselenggarakan di Benua Eropa. UEFA merupakan singkatan dari Union of European Football Association yang memiliki arti Persatuan Sepakbola Eropa. Kompetisi atau turnamen ini dianggap sebagai turnamen bergengsi karena penggemarnya tidak hanya berasal dari Eropa saja namun juga masyarakat benua lain termasuk Indonesia.

liga champions

Sebagai sebuah kompetisi olahraga dengan nilai gengsi yang sangat tinggi, Liga Champions selalu berhasil memikat hati para penyuka hiburan olahraga. Bahkan pada ajang penyelenggaraan tahun 2012-2013 lalu, jumlah penontonnya mencapai 360 juta. Mereka menyaksikan ajang pertandingan tersebut melalui siaran langsung di televisi.

Apalagi setelah dibuat keputusan baru bahwa penyelenggaraan finalnya dijatuhkan pada hari Sabtu pekan pertama pada bulan Mei atau Juni pada tahun 2015. Jumlah penontonnya makin bertambah banyak. Pada bulan tersebut, sebagian masyarakat terutama yang tinggal di kawasan Eropa sedang menikmati liburan musim panas. Gelaran akbar ini sendiri diadakan setiap tahun sekali.

Sejarah Liga Champions

Liga Champions diselenggarakan pertamakali pada tahun 1992. Namun jauh sebelumnya, sudah ada kompetisi sejenis yang disebut Piala Eropa sejak tahun 1955. Selain itu ada beberapa turnamen lain seperti Challenge Cup pada permulaan abad XX, Mitropa Cup pada tahun 1927 dan Coupe des Nations yang digelar pada tahun 1930. Semua kompetisi tersebut diselenggarakan secara rutin, tapi sifatnya hanya lokalan saja.

Berbagai macam turnamen antarklub sepakbola di negara-negara Eropa inilah yang kemudian jadi pemicu atau sumber gagasan utama untuk menggelar kompetisi yang sama dalam skala yang lebih besar. Terlebih lagi setelah para praktisi cabang olahraga tersebut menyadari adanya sebuah fakta bahwa banyak klub sepakbola yang sebenarnya memiliki prestasi bagus namun selalu terkungkung dalam kompetisi domestik saja.

Melihat kenyataan ini, klub sepakbola Wolverhamptom Wanderers dari Inggris mengajak dua klub terbesar Eropa lainnya, Budapest Honved dan Spartak Moskow untuk mengadakan pertandingan. Langkah ini mendapat perhatian dan atensi tinggi dari masyarakat dan tidak lama kemudian makin banyak klub lain yang tertarik bergabung.

Perkembangan ini kemudian mendapatkan perhatian khusus dari FIFA yang merupakan induk dari semua organisasi persatuan sepakbola seluruh dunia. FIFA memberi persetujuan agar UEFA dapat menyelenggarakan kejuaraan antarklub sepakbola di Eropa. Setelah melalui beberapa fase, ajang yang sekarang dinamakan Liga Champions tersebut terus bergulir hingga sekarang.

Daftar Juara Liga Champions

Ketika diselenggarakan pertama kali pada musim kompetisi tahun 1955/1956 di Stadion Parc des Princes di Perancis, klub sepakbola asal Spanyol, Real Madrid berhasil jadi pemenangnya. Gelar juara ini bisa dipertahankan secara terus menerus hingga musim kompetisi 1959/1960. Kemudian di musim kompetisi 1960/1961 dan 1961/1962 klub lain yang juga berasal dari Spanyol, Benfica keluar sebagai jawara.

Selanjutnya pada musim-musim kompetisi berikutnya, makin banyak klub yang berhasil menjadi juara di ajang Liga Champions tersebut. Sebagian besar diantaranya berasal dari Spanyol, Inggris, Italia, Jerman, dan Portugal. Meski dari tahun ke tahun kompetisinya berjalan semakin ketat dengan persaingan yang lebih tajam, namun hampir tidak ada klub negara Eropa lain yang berhasil keluar sebagai pemenangnya.

Terakhir, pada musim kompetisi 2018/2019 kemarin, klub sepakbola dari Inggris, Liverpool yang sukses mendudukan diri sebagai kampiun nomor satu. Ajang kejuaraan tersebut diselenggarakan di Stadion Wanda Metropolitano yang berlokasi di kota Madrid Spanyol. Jumlah penggemar yang datang secara langsung menyaksikan pertandingan tersebut mencapai 63.272 penonton.

Liverpool Juara Liga Champions

Kompetisi Liga Champions

Tidak jauh beda dengan cabang olahraga lainnya, Liga Champions juga beberapa kali mengalami perubahan pada sistem kompetisinya. Perubahan terakhir terjadi di musim kompetisi 1992/1993, dimana kualifikasinya dibagi menjadi tiga babak.

Setiap empat tim atau klub dimasukan ke dalam satu grup dan yang berhasil menduduki peringkat satu dan dua adalah babak kualifikasi atau penyisikan ini mendapat hak untuk berlaga pada babak berikutnya yaitu perempat final. Perhitungannya didasarkan atas banyaknya gol yang diciptakan, jumlah kemasukan gol dan selisih gol antarklub.

Pada babak perempat final hingga final, digunakan sistem gugur. Sehingga ketika kalah bertanding maka tidak mendapat hak untuk masuk ke babak yang lebih tinggi yaitu semifinal dan final. Tetapi apabila terjadi gol yang sama, maka dilakukan perpanjangan waktu. Jika tidak ada selisihnya untuk pemenang ditentukan melalui penalti. Sedangkan jumlah pesertanya, terdiri dari 32 tim atau klub dan terbagi menjadi 8 grup.

Tim Tersukses Di Liga Champions

Karena sudah diselenggarakan hingga puluhan kali setiap tahun dengan tuan rumah yang berbeda-beda, sangat wajar bila Liga Champions sering melahirkan klub yang dianggap meraih kesuksesan besar. Sebut saja Real Madrid yang berhasil menjadi pemenang di ajang ini sebanyak 7 kali dan 3 di antaranya dicapai secara berutan. Selain itu, klub ini juga memiliki 13 gelar.

Prestasi lain yang tidak kalah menggembirakan ditorehkan oleh klub AC Milan dari Italia. Meski saat ini jarang berhasil jadi pemenang, tetapi pada masa lalu sering meraih kejuaraan dan memiliki 7 gelar. Karena itu setiap Liga Champions digelar, AC Milas selalu diwaspadai oleh musuhnya.

Selain itu, klub Bayern Munchen dari Jerman juga sering dipandang memiliki prestasi bagus karena sukses sebagai jawara dalam kompetisi bergengsi ini sebanyak 5 kali dan 10 kali masuk ke babak final. Namun sayang untuk gelarnya, klub ini tidak memiliki koleksi

Beda lagi dengan klub Liverpool dari Inggris yang pada masa sekarang sering dipandang sebagai klub paling berbahaya di setiap laga apalagi pada Liga Champions. Sama seperti Bayern Munchen, Liverpool juga pernah menjuarai ajang ini sebanyak 5 kali. Prestasi yang sama juga berhasil diraih oleh klub asal Spanyol, Barcelona.

Trofi Liga Champions

Trofi atau piala kejuaraan Liga Champions yang digunakan saat ini merupakan hasil replikasi dan mulai dipakai pada tahun 2006, usai klub Liverpool meraih kemenangan di musim kompetisi 2005. Selama ini terdapat 5 klub sepakbola yang mempunyai hak khusus menyimpan trofi yang asli dan masing-masing adalah Liverpool, AFC Ajax, AC Milan, Bayern Munich, dan Real Madrid. Mereka bisa menyimpan trofi asli Liga Champions karena sukses meraih kemenangan paling sedikit 5 kali atau 3 kali secara berturut-turut.

Gaya desain trofi tersebut sangat unik dan ikonik, sehingga banyak yang memberinya julukan Si Kuping Besar atau La Orejona menurut bahasa Spanyol dan La Coupe aux Grandes Oreilles dalam bahasa Perancis. Desainernya adalah Jorg Stadelmann dari Swiss dan didominasi oleh warna perak dengan berat 11 kilogram dan tinggi 74 sentimeter.

Rekor Liga Champion

Sebenarnya ada banyak sekali rekor yang tercipta di ajang kejuaraan Liga Champion. Namun yang paling fenomenal adalah rekor yang ditorehkan oleh pemain dari klub Bayern Muenchen. Ketika bertanding, dia berhasil menciptakan gol ke gawang Real Madrid saat kompetisi baru berlangsung selama 10,12 detik pada 7 Maret 2007.

Rekor berikutnya yang juga terasa sangat indah dan manis diciptakan oleh klub Bayern Muenchen. Klub asal Jerman ini tercatat sebagai klub yang tidak pernah terkalahkan di kandang sendiri selama 31 kompetisi dari tahun 1998 hingga 2002. Rekor ini pecah ketika klub tersebut dikalahkan oleh klub Deportivo La Coruna dengan skor 2-3.

Semoga ulasan tentang serba-serbi kejuaraan Liga Champions di atas bisa menambah pengetahuan kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *